MADIUN - Tata kelola kerja sama media di Kota Madiun memasuki babak baru. Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi menghadirkan Pendekar Media, sistem digital yang mengintegrasikan seluruh proses kerja sama media dalam satu platform.
Kehadiran sistem ini menjadi langkah untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, sekaligus mempermudah pengelolaan administrasi kerja sama media. Melalui Pendekar Media, proses kerja sama media yang sebelumnya dilakukan secara bertahap kini terintegrasi dalam satu sistem. Mulai dari pengajuan proposal, verifikasi administrasi, hingga pengunggahan kliping hasil publikasi media cetak, elektronik, dan daring dilakukan secara digital.
Sistem ini juga membuka akses bagi masyarakat untuk melihat daftar media yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Madiun sebagai wujud keterbukaan informasi. Aplikasi Pendekar Media tidak hanya menjadi sarana administrasi, tetapi juga pusat dokumentasi pemberitaan Kota Madiun yang tersusun dalam satu basis data.
"Kami menyatukan seluruh proses dalam satu sistem agar lebih transparan, tertata, dan terdokumentasi dengan baik, tanpa mengurangi independensi maupun kebebasan pers teman-teman media," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Madiun, Bagus Wiyono, Selasa (4/8) saat di Ruang Rapat Diskominfo Kota Madiun.
Menurutnya, dokumentasi pemberitaan yang terhimpun dalam Pendekar Media dapat dimanfaatkan sebagai sumber data untuk memonitoring berbagai perkembangan daerah. Informasi mengenai pembangunan, perekonomian, pariwisata hingga aktivitas masyarakat dapat menjadi bahan analisis dalam mendukung penyusunan kebijakan pemerintah daerah.
Hadirnya Pendekar Media diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan kerja sama media, tetapi juga memperkuat akuntabilitas, keterbukaan informasi publik, serta sinergi antara Pemerintah Kota Madiun dan insan pers dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. (rams/im/diskominfo)