MADIUN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun
menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung, hari ini, Selasa
(3/12). Kunjungan ini bertujuan untuk studi tiru terkait penerapan sistem
persandian dan pengelolaan data yang telah diterapkan di Kota Madiun.
Diskominfo Kota Madiun dinilai telah berhasil mengintegrasikan seluruh
aplikasi dan data ke dalam satu sistem yang terpusat, yang mendukung kelancaran
pelayanan publik dan pengelolaan informasi secara efisien.
Kepala Bidang Pengelolaan Statistik dan Persandian Diskominfo Kota
Madiun Eni Yusriyani, menyampaikan bahwa integrasi data yang sudah terhimpun
dalam Satu Data Indonesia ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan
transparansi dan akurasi informasi.
"Seluruh data di Kota Madiun kini terenskripsi dengan baik oleh
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan kami sudah mengadopsi standar ISO
27001:2022 untuk memastikan bahwa pengelolaan data ini aman dan terlindungi
dari ancaman peretasan," ujarnya.
Selain itu, Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi dan Informasi Diskominfo
Kota Madiun Tunggul Priyono juga turut menekankan pentingnya kesadaran akan
perlunya sistem keamanan yang kokoh dalam setiap pengelolaan data pemerintah.
"Diskominfo Kota Madiun selalu berupaya dalam penerapan sistem yang
lebih baik dalam pengelolaan data, guna menghindari potensi risiko peretasan
yang dapat merugikan," ungkapnya.
Studi tiru ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi Pemkab Tulungagung dalam mengelola data dan persandian di lingkungan pemerintahan mereka, sehingga dapat mewujudkan pengelolaan data yang aman dan terintegrasi. (ney/uli/diskominfo)