Berita

MADIUN - Beragam inovasi yang digulirkan Kota Madiun selama empat tahun terakhir kembali menarik perhatian pemerintah daerah lainnya untuk dijadikan sasaran studi lapangan.

Hal ini seperti dilakukan oleh peserta Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan III Tahun 2023 dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional Yogyakarta pada Selasa (29/8).

Sebanyak 40 peserta diklat yang berasal dari Raja Ampat, Merauke, Klaten, dan KemenkumHAM melaksanakan studi lapangan ke Kota Madiun hingga Kamis (31/8) mendatang.

Adapun empat instansi menjadi sasaran studi lapangan. Salah satunya, Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Madiun.

Kedatangan para peserta pun disambut oleh Kepala Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah yang memberikan pemaparan terkait inovasi yang ada di Kota Madiun. Baik dari segi peningkatan pendidikan, kesehatan, ekonomi, kegawatdaruratan, hingga digitalisasi di Kota Madiun.

"Pemilihan Kota Madiun ini karena kami pandang Kota Madiun memiliki inovasi yang luar biasa sehingga diharapkan bisa menjadi oleh-oleh bagi para peserta untuk nantinya diterapkan di wilayah kerjanya masing-masing," ujar Pendamping / Widya Iswara PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta, Widi Astuti.

Selain Diskominfo, tiga instansi lainnya yang dikunjungi yaitu Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Kelurahan/Kecamatan, Kota Madiun.

Lebih lanjut, Widi menuturkan bahwa diklat dilaksanakan selama tiga bulan. Baik secara online maupun offline. Sedangkan, daerah yang dikunjungi sebagai lokasi studi lapangan saat ini hanya Kota Madiun.

"Semoga ilmu yang peserta dapatkan hari ini bisa meningkatkan inovasi di daerah mereka sehingga menjadi lebih berkualitas," tandasnya. (Dspp/irs/madiuntoday)

Tags: Kabar Warga