BANGKA – Peningkatan skill dan kapasitas penyiaran terus dilakukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Madiun. Tak tanggung-tanggung personil LPPL Radio Suara Madiun belajar ke LPP RRI Sungailiat Bangka Belitung, Kamis (25/10). Kegiatan dilakukan setelah peliputan pembukaan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2019 di Pangkal Pinang, Kepuluan Bangka Belitung. Berbagai hal mengemuka saat studi banding tersebut. Di antaranya, tentang berita, menganalisis isu, hingga keterlibatan citizen journalism.

Kepala Bidang Pemberitaan LPP RRI Sungailiat Alang Gumilang menyebut berita radio sebaiknya tidak terlalu panjang. Durasi idealnya sekitar 60 sampai 90 detik. Inti pesan harus diulang agar pendengar dapat menyerap informasi secara utuh.  ‘’Mendengar tidak seperti membaca. Pembaca bisa membaca ulang informasi yang terlewat. Kalau pendengar kan tidak bisa. Penyiar yang harus mengulang dalam penyampaiannya,’’ katanya. Selain itu, pelibatan citizen journalism juga penting. Kemajuan teknologi sekarang ini menjadikan informasi sangat mudah diakses. Siapapun bisa menjadi penyampai informasi. Sedang, banyak infromasi penting yang terjadi di masyarakat.

Alang menyarankan untuk sering melibatkan masyarakat dalam menghimpun informasi.  ‘’Juga harus bisa menganalisa isu secara tepat. Apa yang harus ditonjolkan dalam sebuah isu dan apa yang harus dikesampingkan. Tetapi yang jelas untuk kepentingan hidup hajat orang banyak harus didahulukan,’’ terangnya.  Kegiatan tidak hanya teori. Namun, juga praktik langsung. Tim penyiar LPPL Radio Suara Madiun berkolaborasi untuk siaran bersama di PRO4 RRI Sungailiat.

Siaran dengan mengangkat tema ensiklopedia budaya tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana promosi konsep destinasi wisata baru PeceLand di Kota Madiun. Kesempatan berkunjung di RRI Sungailiat juga dimanfaatkan untuk berkeliling melihat. Kasi Pengelolaan Media Publik Dinas Kominfo Kota Madiun sekaligus penanggungjawab siaran Juvita Rossa menyebut banyak hal yang dipelajari dari kunjungan tersebut. Ilmu yang didapat tentu semakin meningkatkan kualitas penyiaran di LPPL Radio Suara Madiun.  ‘’Pelatihan tentu akan semakin mendewasakan LPPL Radio Suara Madiun,’’ pungkasnya sembari menyebut Suara Madiun juga telah bekerja sama dengan LPP RRI Madiun. (Jajak/rere/agi/diskominfo)