Hak anak adalah hak asasi manusia yang wajib untuk dijamin. (Foto: Dok. Kemenkeu RI)
Mahendra Satrio Laksono
Anak merupakan generasi penerus yang menentukan masa depan sebuah bangsa. Oleh sebab itu, pemenuhan hak anak menjadi salah satu prioritas utama pemerintah baik pusat maupun daerah, tidak terkecuali Pemerintah Daerah Kota Madiun melalui berbagai program yang dijalankan.
Dra. Retno Iswati, M.Si, salah satu relawan perlindungan perempuan dan anak dari Dinas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Madiun, dalam dialog Spektrum Perermpuan di LPPL Radio Suara Madiun (Selasa, 24/12/2024) mengatakan bahwa Pemerintah Kota Madiun telah melakukan berbagai langkah nyata untuk memenuhi hak anak, termasuk akses pendidikan hingga perlindungan dari kekerasan.
Dalam kesempatan yang sama, Retno menekankan pentingnya pemenuhan empat hak dasar anak sebagai fondasi utama tumbuh kembang yang berkualitas. Hak atas pendidikan menjadi prioritas, setiap anak berhak mendapatkan fasilitas memadai serta program pendidikan yang berkualitas. Selain itu, layanan kesehatan yang optimal diperlukan untuk memastikan anak-anak tumbuh dengan baik secara fisik maupun mental. Hak atas perlindungan juga tidak kalah penting, yaitu memastikan anak-anak terjaga dari kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran. Terakhir, anak-anak harus diberi ruang untuk menyuarakan pendapat mereka, terutama dalam keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.
Meski berbagai kemajuan telah dicapai, tantangan masih ada di berbagai aspek. Kasus kekerasan fisik dan psikis terhadap anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian lebih. Kurangnya kesadaran masyarakat juga menjadi hambatan, karena tidak semua orang tua dan komunitas memahami pentingnya hak anak. Selain itu, akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan yang belum merata di beberapa wilayah turut menjadi kendala yang harus segera diatasi.
"Untuk mengatasi tantangan ini, Pemerintah Kota Madiun telah meluncurkan berbagai program inovatif. Forum Anak Kota Madiun, misalnya, menjadi wadah bagi anak-anak untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan aspirasi mereka" ungkap Retno.
Selain Forum Anak Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun juga telah meluncurkan Hotline Perlindungan Anak, sistem pengaduan cepat tanggap untuk menangani kasus kekerasan atau pelanggaran hak anak. Pemerintah juga menggencarkan program edukasi dan kampanye dengan bekerja sama dengan sekolah dan komunitas, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak.
Dengan langkah-langkah ini, Kota Madiun berkomitmen untuk menjamin pemenuhan hak anak, menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk melindungi hak anak. Warga didorong untuk melaporkan jika mengetahui adanya pelanggaran hak anak. Selain itu, komunitas lokal dapat menyelenggarakan kegiatan ramah anak, seperti program literasi dan seni, yang memperkaya kehidupan anak-anak di lingkungan mereka.
Pemenuhan hak anak bukanlah tanggung jawab pemerintah semata. Kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kota Madiun menunjukkan bahwa komitmen yang kuat dapat memberikan dampak nyata. Tidak hanya menjadi harapan bagi anak-anak di wilayahnya, Kota Madiun juga menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk bersama-sama menciptakan generasi penerus yang lebih berkualitas.
Disunting dari: Dialog Spektrum Perempuan LPPL Radio Suara Madiun
Tema: Pemenuhan Hak Anak
Narasumber: Dra. Retno Iswati, M.Si